Bukan Sekadar Ta’aruf, Safinda IV Bangkalan Hadirkan MPLS Ramah Berbasis Cinta dan Toleransi
Bangkalan — Bukan sekadar kegiatan penyambutan murid baru, Pondok Pesantren Safinda IV Bangkalan menghadirkan konsep berbeda dalam pembukaan MPLS Ramah (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah) untuk PAUD Safinda IV Bangkalan dan MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) untuk MIQ Safinda IV Bangkalan tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung penuh keceriaan dan semangat kebersamaan ini secara resmi dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Safinda IV Bangkalan, KH. Ahmad Muhammad. Momentum tersebut menjadi tanda dimulainya perjalanan baru bagi para murid dalam mengenal lingkungan pendidikan Safinda IV Bangkalan yang mengedepankan nilai keislaman, kasih sayang, karakter, dan pembelajaran yang bermakna.
Dalam sambutannya, KH. Ahmad Muhammad menyampaikan bahwa masa ta’aruf bukan hanya tentang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kecintaan terhadap ilmu, akhlak, dan nilai-nilai kebaikan.
«“Selamat datang anak-anak hebat di keluarga besar Safinda IV Bangkalan. Jadikan sekolah dan pesantren ini sebagai tempat untuk tumbuh, belajar, dan membangun karakter. Semoga dari Safinda IV Bangkalan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, kreatif, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.”»
Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan ID Card secara simbolis kepada perwakilan murid baru kelas 1A dan 1B MIQ Safinda IV Bangkalan. Penyematan tersebut menjadi simbol bahwa seluruh murid baru telah resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar MIQ Safinda IV Bangkalan serta siap mengikuti rangkaian kegiatan MATAMUDA dengan penuh semangat dan antusias.
Suasana penuh harapan juga hadir melalui kegiatan pelepasan balon oleh seluruh murid baru. Pelepasan balon tersebut menjadi simbol doa dan cita-cita agar para peserta didik mampu tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, memiliki mimpi besar, serta membawa nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkahnya.
Salah satu keistimewaan dalam pembukaan MPLS Ramah dan MATAMUDA tahun ini adalah hadirnya penampilan barongsai. Tidak hanya menjadi hiburan yang menghadirkan keceriaan bagi anak-anak, pertunjukan tersebut juga menjadi sarana pendidikan karakter untuk mengenalkan nilai toleransi, keberagaman, dan sikap saling menghargai sejak usia dini.
Melalui pertunjukan barongsai, Safinda IV Bangkalan ingin memberikan pengalaman bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling mengenal dan menghormati. Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak masa awal pertumbuhan anak, terlebih karena lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Safinda IV Bangkalan menaungi jenjang PAUD dengan peserta didik mulai usia tiga bulan hingga empat tahun.
Dengan demikian, pendidikan karakter, kasih sayang, dan nilai toleransi tidak hanya menjadi konsep, tetapi hadir melalui pengalaman nyata yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak sejak dini.
Melalui konsep MPLS Ramah dan MATAMUDA, Safinda IV Bangkalan menghadirkan wajah baru kegiatan pengenalan murid yang lebih humanis, menyenangkan, dan penuh makna. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat pembelajaran modern melalui pendekatan Kurikulum Cinta dan Deep Learning, yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun empati, kreativitas, karakter, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap kehidupan.
Dengan dibukanya MPLS Ramah dan MATAMUDA ini, Pondok Pesantren Safinda IV Bangkalan menyambut seluruh murid baru sebagai keluarga besar yang siap tumbuh bersama dalam lingkungan pendidikan yang penuh cinta.
Karena bagi Safinda IV Bangkalan, pendidikan bukan hanya tentang mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan hati yang penuh kasih, menghargai keberagaman, dan membangun generasi Qur’ani yang siap menghadapi masa depan.