Mengajar dengan Ilmu, Mendidik dengan Akhlak: Spirit Baru Guru PP. Safinda IV Bangkalan Menyambut Tahun Ajaran 2026–2027
Bangkalan — Mengawali Tahun Ajaran 2026–2027, PP. Safinda IV Bangkalan menggelar Pembinaan Guru yang bertempat di Aula Lantai 1 PP. Safinda IV Bangkalan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan visi, meluruskan niat, serta memperkuat komitmen seluruh guru agar siap mengemban amanah pendidikan dengan ilmu, akhlak, dan keteladanan.
Pembinaan diawali dengan penyampaian pesan penuh makna oleh Pengasuh PP. Safinda IV Bangkalan, Ustadz Achmad Mochammad. Beliau mengajak seluruh guru untuk merenungkan kembali makna pengakuan sebagai umat Nabi Muhammad ﷺ. Menurut beliau, pengakuan tersebut bukan sekadar identitas yang diucapkan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam setiap perilaku, keputusan, dan pengabdian sebagai seorang pendidik.
Beliau menegaskan bahwa seorang guru harus senantiasa menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai fondasi utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan peserta didik, tetapi juga dari lahirnya generasi yang berakhlak mulia sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ.
"Jika kita mengaku sebagai umat Nabi Muhammad ﷺ, maka jadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman dalam setiap langkah. Guru bukan hanya pengajar ilmu, tetapi pewaris akhlak Rasulullah yang menghadirkan keteladanan dalam setiap perkataan dan perbuatannya."
— Ustadz Achmad Mochammad, Pengasuh PP. Safinda IV Bangkalan»
Suasana pembinaan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Para guru mengikuti setiap sesi dengan antusias, menjadikan momen ini sebagai ruang muhasabah sekaligus penguatan ruh perjuangan. Di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang, nilai-nilai kepesantrenan tetap menjadi kompas yang mengarahkan setiap langkah pengabdian.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin menyambut tahun ajaran baru, tetapi juga ikhtiar untuk meneguhkan jati diri guru PP. Safinda IV Bangkalan sebagai pendidik yang tidak hanya profesional dalam mengajar, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam akhlak, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat baru yang berlandaskan Al-Qur'an, Hadis, dan keteladanan Rasulullah ﷺ, seluruh guru diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang bermakna, membangun karakter peserta didik, serta mencetak generasi Qur'ani yang cerdas, beradab, dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
"Mengajar adalah profesi, mendidik adalah amanah. Ketika ilmu dipadukan dengan akhlak, lahirlah generasi yang tidak hanya cerdas berpikir, tetapi juga mulia dalam bertindak. Dari PP. Safinda IV Bangkalan, semangat itu terus tumbuh untuk menyongsong masa depan yang lebih berkah."