PP. Safinda IV Bangkalan Laksanakan Pembinaan Guru, Perkuat Pengelolaan Kelas dan Peningkatan SDM
Bangkalan, 12 September 2026 — Dalam rangka terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik, PP. Safinda IV Bangkalan melaksanakan kegiatan Pembinaan Guru dengan tema “Pengelolaan Kelas dan Peningkatan SDM”, pada Sabtu, 12 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB ini menjadi salah satu bentuk komitmen PP. Safinda IV Bangkalan dalam memberikan ruang belajar dan pengembangan diri bagi para guru. Sebagai lembaga pendidikan yang terus berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Dalam kegiatan tersebut, PP. Safinda IV Bangkalan menghadirkan Ustadzah Anik Khusnul Khatimah, S.Pd., M.Pd., yang merupakan Kepala Madrasah MI Safinda Surabaya, sebagai pemateri. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, beliau memberikan pembinaan serta penguatan kepada para guru terkait bagaimana membangun pengelolaan kelas yang efektif sekaligus mengembangkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.
Pengelolaan kelas menjadi salah satu hal penting yang perlu dikuasai oleh seorang guru. Kelas bukan sekadar tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk tumbuh, belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi dirinya. Oleh karena itu, kemampuan guru dalam menciptakan suasana kelas yang nyaman, tertib, aktif, dan menyenangkan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran.
Melalui pembinaan ini, para guru diajak untuk melihat kembali praktik pengelolaan kelas yang selama ini telah diterapkan. Guru didorong untuk tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mampu memahami karakter murid, membangun komunikasi yang positif, menciptakan suasana belajar yang kondusif, serta menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna.
Selain pengelolaan kelas, pembinaan juga memberikan perhatian pada aspek peningkatan sumber daya manusia (SDM). Guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensinya seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pendidikan.
Guru tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengajar. Seorang pendidik juga perlu memiliki kemauan untuk terus berkembang, melakukan evaluasi terhadap dirinya, terbuka terhadap masukan, serta mampu menemukan berbagai pendekatan baru yang dapat mendukung proses pembelajaran.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan interaktif. Para guru mendapatkan berbagai wawasan yang dapat menjadi bekal untuk diterapkan dalam menjalankan tugas sehari-hari di lingkungan sekolah dan madrasah.
Pembinaan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualitas pendidiknya. Ketika guru terus berkembang, maka diharapkan kualitas pembelajaran juga ikut meningkat dan pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi para murid.
Hal tersebut sejalan dengan semangat PP. Safinda IV Bangkalan untuk terus bergerak dalam menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi Qur’ani, cerdas, dan kreatif. Upaya tersebut tentunya membutuhkan kerja bersama dari seluruh unsur pendidikan, terutama para guru yang berinteraksi langsung dengan murid setiap hari.
Dengan mengusung semangat “Bersama Meningkatkan Kompetensi, Menuju Pendidikan yang Lebih Baik”, kegiatan pembinaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari saja. Namun, ilmu, wawasan, dan refleksi yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran dan pengelolaan kelas di masing-masing unit pendidikan.
PP. Safinda IV Bangkalan berharap melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, para guru semakin memiliki kompetensi, kepercayaan diri, dan semangat untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para murid.
Sebab, pendidikan yang baik tidak hanya lahir dari kurikulum dan fasilitas yang memadai, tetapi juga dari guru yang mau terus belajar, berkembang, dan memberikan keteladanan.
Guru hebat, kelasnya kuat, muridnya hebat.
Dari guru yang terus bertumbuh, lahir generasi yang siap tumbuh dan berkembang menjadi generasi Qur’ani, cerdas, dan kreatif.